Kamu berhasil menarik perhatianku.
Rasa penasaran yang sangat tinggi memaksa untuk mencari akun jejaring mayamu.
Saat itu aku tidak tahu bagaimana cara menulis namamu yang benar.
Aku coba berkali-kali, ketemu.
Rasanya sangat senang bisa menemukan akunmu.
Aku follow. Tetapi pakai akun bodong. Jelas. Aku malu, padahal saat itu kamu juga tidak mengenaliku.
Rabu, 8 Agustus 2018.
Aku jalan dan melamun.
Lalu ada kamu, berdiri tegap menyapa para mahasiswa yang lewat.
Aku salah tingkah.
Di selasar, aku baris paling depan karena ingin melihatmu dari jarak dekat.
Padahal biasanya aku suka di tengah-tengah. Aku tidak suka terekspos.
Tapi, rasanya senang sekali bisa berdekatan denganmu, walaupun bahkan kamu tidak tahu keberadaanku,.
Kamis, 9 Agustus 2018.
Acara ini berakhir.
Jujur saja, dari seluruh proses acara ini, kamu yang paling aku cari.
Melihatmu saja rasanya sudah bahagia sekali.
Pemanduku memanggilmu, bilang bahwa ada yang ingin berfoto denganmu.
Aku.
Lalu akhirnya kita foto bersama.
Setelah itu kita berjabat tangan. Teman-temanku menertawaiku.
Aku yang bodoh, jelas-jelas salah tingkah di hadapanmu.
Kamu tanya, siapa namaku.
Sesampaiku di rumah, aku sangat terkejut melihat akun instagrammu di viewer list instastory-ku.
Padahal aku tidak ingin kamu tahu akun instagramku.
Sejak hari itu, kita menjadi mutual di instagram.
Lalu malam harinya, aku lebih-lebih terkejut lagi ketika melihat kamu membagikan foto kita tadi sore di instastory-mu.
Aku jelek, malu.
Beberapa hari kemudian, kamu sering membalas postinganku.
Percaya atau tidak, aku selalu senang ketika mendapat notifikasi dari kamu.
Rasa senang itu terus berlanjut hingga aku mengetik ini.
6 Desember 2018, 16:26 WIB.
Aku tidak apa-apa dengan kenyataan bahwa kamu tidak akan pernah menyukaiku.
Karena sesungguhnya aku suka dengan sensasi cinta bertepuk sebelah tangan.
Sedih menyadari betapa menyedihkannya kisahku. Bahkan aku menangis saat mengetik ini.
Entah akan sampai kapan perasaan ini ada, tapi aku berharap selamanya ada.
Aku senang mengetahui fakta bahwa aku jatuh cinta sejak hari pertama kita bertemu, di sebuah auditorium fakultas. Menurutku lucu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Teman-teman silahkan komen, mari membangun kreatifitas anak-anak Indonesia