I cut my self.
But i don't bleed.
My skin is too thick.
And i save it for the next bigger problems.
Now i know why people with depression do self-harm.
I'm sorry mom dad because you raised a daughter like me.
Selasa, 18 Desember 2018
Minggu, 16 Desember 2018
Craving for your smile
It is midnight and all i think is you.
Padahal senin uas statistika.
Aku belum bisa.
Tapi aku kangen kamu.
Pengen liat.
Apalagi kalo senyum.
Tiba-tiba aja aku keingetan pas kamu ngetawain aku karena aku kesandung pas pake wedges. Ribet ya bahasanya.
Aku suka banget liat kamu senyum mas.
Dari awal sampai sekarang, aku masih aja degdegan kalo ketemu kamu.
Sekedar liat dari kejauhan pun aku degdegan.
Belum pernah aku se-obsessed ini sama laki-laki.
By the way, sampe sekarang pun aku belum pernah ke cats and coffee.
Kenapa?
Soalnya aku janji sama diri aku sendiri bahwa pertama kali kesana harus bareng kamu.
Jadi kemana-mana ya bahasnya.
Padahal masalahnya cuma aku kangen aja.
Aku sedih karena libur semester ini bakal lama gak liat kamu.
Padahal di kampus juga jarang lihat sih, hehe.
Semoga kamu jangan punya pacar dulu sebelum aku berhasil move on dari kamu ya.
Aku takut banget.
Belum siap buat hancur.
Berlebihan? I know right.
But you are the world for me indeed.
I tried my best to unlove you, but i can't.
And honestly, i don't want to.
Padahal senin uas statistika.
Aku belum bisa.
Tapi aku kangen kamu.
Pengen liat.
Apalagi kalo senyum.
Tiba-tiba aja aku keingetan pas kamu ngetawain aku karena aku kesandung pas pake wedges. Ribet ya bahasanya.
Aku suka banget liat kamu senyum mas.
Dari awal sampai sekarang, aku masih aja degdegan kalo ketemu kamu.
Sekedar liat dari kejauhan pun aku degdegan.
Belum pernah aku se-obsessed ini sama laki-laki.
By the way, sampe sekarang pun aku belum pernah ke cats and coffee.
Kenapa?
Soalnya aku janji sama diri aku sendiri bahwa pertama kali kesana harus bareng kamu.
Jadi kemana-mana ya bahasnya.
Padahal masalahnya cuma aku kangen aja.
Aku sedih karena libur semester ini bakal lama gak liat kamu.
Padahal di kampus juga jarang lihat sih, hehe.
Semoga kamu jangan punya pacar dulu sebelum aku berhasil move on dari kamu ya.
Aku takut banget.
Belum siap buat hancur.
Berlebihan? I know right.
But you are the world for me indeed.
I tried my best to unlove you, but i can't.
And honestly, i don't want to.
Rabu, 12 Desember 2018
Senin, 10 Desember 2018
Midnight Thoughts
10 Desember 2018
23:26
Aku sakit perut.
Emang selalu gini sih tiap ada pikiran yang mengganjal.
Pasti sakit.
Entah itu maag yang kambuh atau perut melilit.
Mau tau gak, apa yang aku pikirin?
Kamu. Hehe.
So cringe.
I realize it.
Aku kangen masnya.
Jadi gak bisa belajar.
Padahal besok UAS Psikologi Dasar.
23:26
Aku sakit perut.
Emang selalu gini sih tiap ada pikiran yang mengganjal.
Pasti sakit.
Entah itu maag yang kambuh atau perut melilit.
Mau tau gak, apa yang aku pikirin?
Kamu. Hehe.
So cringe.
I realize it.
Aku kangen masnya.
Jadi gak bisa belajar.
Padahal besok UAS Psikologi Dasar.
Kamis, 06 Desember 2018
How to unlove you?
Sabtu, 4 Agustus 2018.
Kamu berhasil menarik perhatianku.
Rasa penasaran yang sangat tinggi memaksa untuk mencari akun jejaring mayamu.
Saat itu aku tidak tahu bagaimana cara menulis namamu yang benar.
Aku coba berkali-kali, ketemu.
Rasanya sangat senang bisa menemukan akunmu.
Aku follow. Tetapi pakai akun bodong. Jelas. Aku malu, padahal saat itu kamu juga tidak mengenaliku.
Rabu, 8 Agustus 2018.
Aku jalan dan melamun.
Lalu ada kamu, berdiri tegap menyapa para mahasiswa yang lewat.
Aku salah tingkah.
Di selasar, aku baris paling depan karena ingin melihatmu dari jarak dekat.
Padahal biasanya aku suka di tengah-tengah. Aku tidak suka terekspos.
Tapi, rasanya senang sekali bisa berdekatan denganmu, walaupun bahkan kamu tidak tahu keberadaanku,.
Kamis, 9 Agustus 2018.
Acara ini berakhir.
Jujur saja, dari seluruh proses acara ini, kamu yang paling aku cari.
Melihatmu saja rasanya sudah bahagia sekali.
Pemanduku memanggilmu, bilang bahwa ada yang ingin berfoto denganmu.
Aku.
Lalu akhirnya kita foto bersama.
Setelah itu kita berjabat tangan. Teman-temanku menertawaiku.
Aku yang bodoh, jelas-jelas salah tingkah di hadapanmu.
Kamu tanya, siapa namaku.
Sesampaiku di rumah, aku sangat terkejut melihat akun instagrammu di viewer list instastory-ku.
Padahal aku tidak ingin kamu tahu akun instagramku.
Sejak hari itu, kita menjadi mutual di instagram.
Lalu malam harinya, aku lebih-lebih terkejut lagi ketika melihat kamu membagikan foto kita tadi sore di instastory-mu.
Aku jelek, malu.
Beberapa hari kemudian, kamu sering membalas postinganku.
Percaya atau tidak, aku selalu senang ketika mendapat notifikasi dari kamu.
Rasa senang itu terus berlanjut hingga aku mengetik ini.
6 Desember 2018, 16:26 WIB.
Aku tidak apa-apa dengan kenyataan bahwa kamu tidak akan pernah menyukaiku.
Karena sesungguhnya aku suka dengan sensasi cinta bertepuk sebelah tangan.
Sedih menyadari betapa menyedihkannya kisahku. Bahkan aku menangis saat mengetik ini.
Entah akan sampai kapan perasaan ini ada, tapi aku berharap selamanya ada.
Aku senang mengetahui fakta bahwa aku jatuh cinta sejak hari pertama kita bertemu, di sebuah auditorium fakultas. Menurutku lucu.
Langganan:
Postingan (Atom)